Senin, 27 Februari 2017

Keadaan yang Membingungkan

Chapter 4
          "Hah?" kata Radit . "Radit, Alice . Jangan ngobrol saat guru sedang menerangkan pelajaran!" Teriak guru itu sambil melempar spidol ke arah Radit . "Maaf Pak..." Jawab Radit dan Alice . Radit terus memikirkan omongan Alice yang tadi , pikirannya tidak bisa fokus ke pelajaran . Radit sama sekali tidak berani memandang wajah Alice . Dia hanya memandangi buku catatanya yang kosong .
           "Kriiing!"  Bel istirahat berbunyi dengan tiba - tiba . Para murid langsung mendekati meja Alice . "Kamu pindahan dari luar negri ya?" tanya salah satu murid . "Iya rambut kamu warna abu - abu!" Sahut yang lainnya . "Drrr!" Sesuatu bergetar di kolong meja Alice . "Ah! ada telepon . Halo!" Kata Alice sambil meninggalkan kelas . "Eh mau ke mana?" Sahut seluruh murid di kelas .
            Di halaman sekolah tiba - tiba datang sebuah mobil berwarna hitam . "Alice?" Gumam Radit melihat Alice menaiki mobil hitam itu . "Kriing!" Bel tiba - tiba  berbunyi . "Pengumuman untuk seluruh murid . Hari ini dipersilahkan untuk pulang ke rumah masing - masing . Para guru ingin mengadakan rapat . Terima kasih. " Suara dari speaker . "Horeee...!!!" Teriak seluruh murid di sekolah itu .
          Seluruh murid langsung keluar dari kelas , tapi ada sesuatu yang menggangu pikiran Radit . "Alice gak bawa tasnya?" Gumam Radit sambil melihat bangku Alice . Saat Radit menengok seisi kelas sudah kosong . 
Radit menemukan kertas di kolong meja Alice . Kertas itu berisi sebuah alamat . "Harus dianterin nih?" Gumam Radit . Radit langsung pergi menuju alamat di kertas itu .
          Sesampainya di rumah itu tubuh Radit langsung merinding . "Gede banget nih rumah ." Gumam Radit .
"Radit?" Kata Alice yang tiba - tiba muncul dari balik pagar . "Ah!Alice ini tasmu ketinggalan ."Jawab Radit sambil memberikan tas kepada Alice . "Oh iya! Makasih ya! Masuk dulu yuk!" Kata Alice sambil menarik tangan Radit . " Gak usah...tapi tadi kamu kenapa tiba - tiba pergi?" Tanya Radit . "Hmmm...rahasia, hehehe..." Jawab Alice sambil memberi boneka perempuan ke Radit .
             

Sabtu, 18 Februari 2017

Grey Hair


 Chapter 3
    "Glek" Radit menelan ludah yang berada di tenggorokannya . Radit hanya bisa diam dengan tubuh bercucuran keringat . "kreett" seseorang membuka pintu "maaf nunggu lama . Ayo kalian ikut bapak ke kelas!" Kata guru yang tadi . "baik pak." jawab Radit dan gadis itu dengan kompak . Mereka berjalan menaiki tangga dengan perlahan . " kamu gak apa - apa?" tanya gadis itu . "Eh?" jawab Radit dengan gugup.
         "Anak - anak duduk semua!" Teriak pak guru sambil memukul papan tulis . "Hari ini kita kedatangan dua murid baru . Silahkan perkenalkann diri kalian!" . " Nama saya Alice Kesya ."Kata gadis berambut abu - abu itu. "Nama saya Radittya ." Kata Radit . Alice menengokkan kepalanya ke Radit sambil tersenyum . "Manis banget..." Gumam Radit dengan pelan . "Kalian berdua  sialahkan duduk di belakang sana!" Kata guru itu sambil menunjuk ke  sudut belakang kelas .
           Mereka berdua pun duduk di bangku paling belakang . "Baiklah langsung saja kita mulai pelajarannya ." Kata guru itu . "Yaahhh... masa kenalannya gitu doang pak!" Kata salah satu murid . "Jangan protes ,  kamu kesini tujuannya mau belajarkan?" Sahut guru itu . Murid itu hanya bisa terdiam . Guru itu pun memulai pelajarannya. "Nama kamu Radit ya?" tanya Alice dengan pelan . "Iya" jawab Radit . "Kamu liat mayat itu ya?" tanya Alice sambil tersenyum .

 

Rabu, 15 Februari 2017

Corpse

Chapter 2
     "Iiihhhh..." dengan jijik Radit melihat mayat itu. Isi perut dan otak tepisah dari tubuh mayat itu. "Jadi males makan." gumam Radi . "bruk!!!" seseorang menabrak Radit. "Ma...maaf!" teriak wanita itu dengan panik. "gak apa - apa kok." jawab Radit sambil tersenyum. 
          Wanita itu langsung pergi meninggalkan Radit. "cewe itu bukanya yang tadi?" gumam Radit dengan heran . Radit langsung berlari ke toko yang ingin ditujunya . Dia merasa dengan berlari bisa terhindar dari hal yang tidak terduga . Tubuh Radit dibasahi oleh keringat.
         Keesokan harinya Radit masuk sekolah sebagai murid pindahan. "kalian tunggu di sini, bapak mau ke ruang kepala sekolah dulu!" kata seorang guru. "Iya pak!" jawab Radit dan gadis yang disebelahnya dengan kompak. "cewe ini kan......"  gumam Radit dengan pelan . Gadis itu berambut warna abu - abu!!!

Senin, 13 Februari 2017

Maiden

        Gadis Pecinta Boneka
1
        Di suatu malam hujan turun dengan deras.Terdengar suatu suara "kruyuk...kruyuk". Ternyata itu adalah suara perut Radit yang sedang lapar. Radit pun mencari makanan di dalam kulkas. "gak ada lagi" gumam Radit. " Mager ke luar." dengan malas Radit ke luar rumah sambil membawa payung. Jam menunjukan pukul 11.00, "sepi amat nih jalan" gumam Radit. 
         Tiba - tiba muncul seorang wanita berpakaian serba hitam di ujung jalan. Rambutnya panjang dan berwarna abu -abu. Dia membawa payung di tangan kanannya dan membawa boneka di tangan kirinya,wanita itu terus menunduk . Radit pun langsung menghampirinya "Kamu gak apa - apa?" tanya Radit . Selang beberapa detik wanita itu menjawab "Maaf.Saya gak apa -apa kok,makasih." Wanita itu langsung berjalan dengan cepat menjauhi Radit.
          " Cewe gak jelas" gumam Radit. Dia terus berjalan sampai ke persimpangan jalan."apaan tuh rame - rame?" Radit melihat di dalam kerumunan itu ada mayat tergeletak yang berlumuran darah!!!
 

She is Nezumi