Minggu, 23 April 2017
Jumat, 31 Maret 2017
Jangan Dekati Dia !
"Hihihi...!!!" Perempuan itu tiba - tiba tertawa dengan keras . "Kau siapa sih sebenarnya?" Tanya Radit dengan kesal . "Nanti kau juga akan tau . Hihihi....." Kata perempuan itu sambil meninggalkan Radit . "Serem banget sih tuh cewe . " Gumam Radit sambil berjalan pulang ke rumahnya . "Cowok itu siapa ya?" Gumam Radit sambil merebahkan tubuh ke kasur miliknya .
Keesokan harinya Radit pergi ke sekolahnya . Radit berlari sekencang mungkin, jam menunjukkan pukul 11.00 "Aduh... udah kesiangan banget...Nanti ada ulangan IPA lagi !" Teriak Radit sambil memanjat pagar sekolah . Radit langsung menaiki tangga dengan terburu - buru . Nafasnya terengah - engah . "Pelajaran terakhir! Jangan bel dulu !" Teriak Radit sambil membuka pintu kelas .
"Maaf Pak saya terlambat! Tadi saya..." Kata Radit . "Keluar! Kamu tidak boleh ikut ulangan IPA!" Teriak guru itu . "Baik Pak..." Jawab Radit dengan lesu . Radit menuggu di depan kelas hingga bel pulang berbunyi . "Kamu ulangan di perpus saja . Jangan pulang dulu ! " Kata guru itu . "Saya boleh ulangan pak? Makasih pak !" Teriak Radit kegirangan . "Yayaya..." Jawab guru itu .
Radit pun pergi menuju perpus , di sana dia bertemu dengan Alice . "Alice kamu belum pulang?" Sapa Radit. "Iya , aku mau ulangan susulan . Tadi pas jam pelajarannya aku izin tidur di UKS . " Jawab Alice. "Oh sama dong ! Aku juga mau ulangan susulan !" Kata Radit dengan gembira . Radit dan Alice pun duduk bersebelahan di atas bangku panjang . "Hmmm...Alice . " Kata Radit dengan gugup . "Ya?" Jawab Alice sambil tersenyum . Wajah Radit memerah karena melihat senyum Alice yang sangat manis .
"Maaf nih kepo...Cowok yang kemarin itu siapa ya?" Tanya Radit dengan rasa penasaran . "Oh ! Dia cowok yang paling aku sayang . " Jawab Alice dengan santai . "Oh , gitu ya... " Guman Radit dengan pelan. "Maaf Radit , sebaiknya kamu jangan datang ke rumahku lagi . Dia gak suka ada orang lain dekat sama aku." Kata Alice . "Hah?" Gumam Radit dengan kesal .
"Ayo, kalian kerjakan ini ! " Kata guru itu sambil memasuki perpus dan membagikan selembaran kertas berisi soal . Satu jam pun sudah berlalu . "Oke! Waktunya habis !" Kata guru itu sambil mengambil lembar jawaban Radit dan Alice . "Kalian sebaiknya langsung pulang . Nanti orang tua kalian nyariin lagi !" Kata guru itu . "Iya pak..." Gumam Radit .
Radit dan Alice pun turun menuruni tangga sambil berbincang . "Alice abis ini ada kegiatan gak?" Tanya Radit . "Hmmm...Gak ada sih , tapi..." Jawab Alice dengan ragu . tiba - tiba suasana sekolah berubah menjadi hening . Di bawah tangga ada seorang laki-laki sedang berdiri . "Woi! Udah dibilang jangan deketin dia lagi!" Teriak laki - laki itu sambil menarik kerah baju Radit . "Raven ! Berhenti !" Teriak Alice .
"Alice tunggu di sini , dan kau ! Ayo ke tempat lain ! " Kata Raven sambil menarik Radit ke tempat yang sepi . "Kenapa sih seneng banget deketin Alice ?" Kata Raven . "Bukan urusan loh kan?" Jawab Radit dengan santai . "Gue adeknya Alice . Loh dikasih boneka sama Alice?" Tanya Raven dengan wajah serius . "Emang kenapa?" Jawab Radit .
Sabtu, 11 Maret 2017
Siapa Laki - Laki Itu?
"Boneka?" Tanya Radit dengan bingung . "Ini untuk adik perempuanmu yang manis ." Jawab Alice sambil tersenyum . "Kenapa kamu tau?" Tanya Radit dengan bingung . "Aku pernah bertemu dia , gimana kabarnya?" Kata alice . "Dia.....dia udah meninggal..." Jawab Radit sambil menunduk .
"Hah?Me...meninggal?" Sahut Alice dengan ekspresi yang kacau . Alice terdiam sejenak . "Dia korban tabrak lari . " Jawab Radit . Sementara itu mata Alice terus mengeluarkan air mata . "Kamu gak apa - apa?" Tanya Radit dengan cemas . Tiba - tiba air mata Alice berubah menjadi berwarna merah .
"Jangan dekat - dekat dengan dia!" Teriak seorang laki - laki sambil menarik Alice . "Tenang ada aku di sampingmu..." Kata laki - laki itu sambil memeluk Alice . "Siapa kau?" Teriak Radit . "Kau yang siapa! Emangnya kau tau cewek ini siapa! Jangan deketin cewek ini lagi!" Teriak laki - laki itu sambil membawa Alice ke dalam rumah dan menggembok pagar rumah . "Woi! tunggu!" Teriak Radit .
Radit hanya bisa pulang membawa boneka pemberian Alice . "Siapa lagi tuh cowok belagu banget! Pake meluk Alice segala!" Gumam Radit dengan kesal . "Bonekanya lumayan bagus . Mukanya kayak orang beneran . " Gumam Radit . "Bagus kan bonekanya? Jangan sampai hilang bonekanya ya..." Kata wanita yang tiba - tiba muncul dari belakang Radit .
Wanita itu berpakaian serba hitam , membawa payung berwarna hitam dan rambutnya berwarna abu - abu . "Kkk...kau kan cewek yang waktu itu!" Teriak Radit dengan kaget .
Senin, 27 Februari 2017
Keadaan yang Membingungkan
"Hah?" kata Radit . "Radit, Alice . Jangan ngobrol saat guru sedang menerangkan pelajaran!" Teriak guru itu sambil melempar spidol ke arah Radit . "Maaf Pak..." Jawab Radit dan Alice . Radit terus memikirkan omongan Alice yang tadi , pikirannya tidak bisa fokus ke pelajaran . Radit sama sekali tidak berani memandang wajah Alice . Dia hanya memandangi buku catatanya yang kosong .
"Kriiing!" Bel istirahat berbunyi dengan tiba - tiba . Para murid langsung mendekati meja Alice . "Kamu pindahan dari luar negri ya?" tanya salah satu murid . "Iya rambut kamu warna abu - abu!" Sahut yang lainnya . "Drrr!" Sesuatu bergetar di kolong meja Alice . "Ah! ada telepon . Halo!" Kata Alice sambil meninggalkan kelas . "Eh mau ke mana?" Sahut seluruh murid di kelas .
Di halaman sekolah tiba - tiba datang sebuah mobil berwarna hitam . "Alice?" Gumam Radit melihat Alice menaiki mobil hitam itu . "Kriing!" Bel tiba - tiba berbunyi . "Pengumuman untuk seluruh murid . Hari ini dipersilahkan untuk pulang ke rumah masing - masing . Para guru ingin mengadakan rapat . Terima kasih. " Suara dari speaker . "Horeee...!!!" Teriak seluruh murid di sekolah itu .
Seluruh murid langsung keluar dari kelas , tapi ada sesuatu yang menggangu pikiran Radit . "Alice gak bawa tasnya?" Gumam Radit sambil melihat bangku Alice . Saat Radit menengok seisi kelas sudah kosong .
Radit menemukan kertas di kolong meja Alice . Kertas itu berisi sebuah alamat . "Harus dianterin nih?" Gumam Radit . Radit langsung pergi menuju alamat di kertas itu .
Sesampainya di rumah itu tubuh Radit langsung merinding . "Gede banget nih rumah ." Gumam Radit .
"Radit?" Kata Alice yang tiba - tiba muncul dari balik pagar . "Ah!Alice ini tasmu ketinggalan ."Jawab Radit sambil memberikan tas kepada Alice . "Oh iya! Makasih ya! Masuk dulu yuk!" Kata Alice sambil menarik tangan Radit . " Gak usah...tapi tadi kamu kenapa tiba - tiba pergi?" Tanya Radit . "Hmmm...rahasia, hehehe..." Jawab Alice sambil memberi boneka perempuan ke Radit .
Sabtu, 18 Februari 2017
Grey Hair
"Glek" Radit menelan ludah yang berada di tenggorokannya . Radit hanya bisa diam dengan tubuh bercucuran keringat . "kreett" seseorang membuka pintu "maaf nunggu lama . Ayo kalian ikut bapak ke kelas!" Kata guru yang tadi . "baik pak." jawab Radit dan gadis itu dengan kompak . Mereka berjalan menaiki tangga dengan perlahan . " kamu gak apa - apa?" tanya gadis itu . "Eh?" jawab Radit dengan gugup.
"Anak - anak duduk semua!" Teriak pak guru sambil memukul papan tulis . "Hari ini kita kedatangan dua murid baru . Silahkan perkenalkann diri kalian!" . " Nama saya Alice Kesya ."Kata gadis berambut abu - abu itu. "Nama saya Radittya ." Kata Radit . Alice menengokkan kepalanya ke Radit sambil tersenyum . "Manis banget..." Gumam Radit dengan pelan . "Kalian berdua sialahkan duduk di belakang sana!" Kata guru itu sambil menunjuk ke sudut belakang kelas .
Mereka berdua pun duduk di bangku paling belakang . "Baiklah langsung saja kita mulai pelajarannya ." Kata guru itu . "Yaahhh... masa kenalannya gitu doang pak!" Kata salah satu murid . "Jangan protes , kamu kesini tujuannya mau belajarkan?" Sahut guru itu . Murid itu hanya bisa terdiam . Guru itu pun memulai pelajarannya. "Nama kamu Radit ya?" tanya Alice dengan pelan . "Iya" jawab Radit . "Kamu liat mayat itu ya?" tanya Alice sambil tersenyum .
Mereka berdua pun duduk di bangku paling belakang . "Baiklah langsung saja kita mulai pelajarannya ." Kata guru itu . "Yaahhh... masa kenalannya gitu doang pak!" Kata salah satu murid . "Jangan protes , kamu kesini tujuannya mau belajarkan?" Sahut guru itu . Murid itu hanya bisa terdiam . Guru itu pun memulai pelajarannya. "Nama kamu Radit ya?" tanya Alice dengan pelan . "Iya" jawab Radit . "Kamu liat mayat itu ya?" tanya Alice sambil tersenyum .
Rabu, 15 Februari 2017
Corpse
"Iiihhhh..." dengan jijik Radit melihat mayat itu. Isi perut dan otak tepisah dari tubuh mayat itu. "Jadi males makan." gumam Radi . "bruk!!!" seseorang menabrak Radit. "Ma...maaf!" teriak wanita itu dengan panik. "gak apa - apa kok." jawab Radit sambil tersenyum.
Wanita itu langsung pergi meninggalkan Radit. "cewe itu bukanya yang tadi?" gumam Radit dengan heran . Radit langsung berlari ke toko yang ingin ditujunya . Dia merasa dengan berlari bisa terhindar dari hal yang tidak terduga . Tubuh Radit dibasahi oleh keringat.
Keesokan harinya Radit masuk sekolah sebagai murid pindahan. "kalian tunggu di sini, bapak mau ke ruang kepala sekolah dulu!" kata seorang guru. "Iya pak!" jawab Radit dan gadis yang disebelahnya dengan kompak. "cewe ini kan......" gumam Radit dengan pelan . Gadis itu berambut warna abu - abu!!!
Senin, 13 Februari 2017
Maiden
Di suatu malam hujan turun dengan deras.Terdengar suatu suara "kruyuk...kruyuk". Ternyata itu adalah suara perut Radit yang sedang lapar. Radit pun mencari makanan di dalam kulkas. "gak ada lagi" gumam Radit. " Mager ke luar." dengan malas Radit ke luar rumah sambil membawa payung. Jam menunjukan pukul 11.00, "sepi amat nih jalan" gumam Radit.
Tiba - tiba muncul seorang wanita berpakaian serba hitam di ujung jalan. Rambutnya panjang dan berwarna abu -abu. Dia membawa payung di tangan kanannya dan membawa boneka di tangan kirinya,wanita itu terus menunduk . Radit pun langsung menghampirinya "Kamu gak apa - apa?" tanya Radit . Selang beberapa detik wanita itu menjawab "Maaf.Saya gak apa -apa kok,makasih." Wanita itu langsung berjalan dengan cepat menjauhi Radit.
" Cewe gak jelas" gumam Radit. Dia terus berjalan sampai ke persimpangan jalan."apaan tuh rame - rame?" Radit melihat di dalam kerumunan itu ada mayat tergeletak yang berlumuran darah!!!
Langganan:
Komentar (Atom)
She is Nezumi
-
Chapter 2 "Iiihhhh..." dengan jijik Radit melihat mayat itu. Isi perut dan otak tepisah dari tubuh mayat itu. "Jadi m...
-
https://www.wattpad.com/myworks
